sebuah tulisan ungkapan dari Dargombes menuangkan cara berfikir yang unik tapi kritis....
Tukang sayur berjualan di gang-gang kampung, tukang odong-odong menawarkan jasa untuk menghibur para bocah, jemuran menempel tembok menunggu kering, para bapak bercengkerama di depan rumah sempit membicarakan sepakbola dan biaya makan yang semakin mahal.
balasan ungkapan yang juga unik tapi menohok bagi kaum yang sok benar dan pintar
pemikiran "yg kumuh harus digusur atau dirusunkan" apa bedanya ya dg "yg kafir harus ditumpas atau dimualafkan"?
sebuah perbincangan yang unik yang berada pada sudut pandang yang kurang lebih sama tapi tempat duduk yang berbeda... komunitas manusia manusia yang bebas dalam menuangkan pikirannya...
bahwa kemerdekaan sejati itu haruslah dipunyai dlam setiap individu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar